Ayah Dam berhasil menginspirasi Dam menjadi seorang Arsitek handal, yang memiliki keahlian di bidang lain. Istri Dam pun ikut-ikutan terinspirasi membuat kebun gantung dari sulu-sulur bambu. Ibu Dam seorang “artis tercantik” di zamannya, berhasil bangkit dari keterpurukan yang menderanya akibat sebuah penyakit dan dikucilkan oleh sesama artis. Ia akhirnya berhasil melawan penyakitnya tanpa pengobatan selama 20 tahun, padahal sudah divonis hanya bisa bertahan selama … tahun. Ini akibat dari sebuah cerita
Rabu, 06 Juni 2012
Bercerita Yuk..
Ayah Dam berhasil menginspirasi Dam menjadi seorang Arsitek handal, yang memiliki keahlian di bidang lain. Istri Dam pun ikut-ikutan terinspirasi membuat kebun gantung dari sulu-sulur bambu. Ibu Dam seorang “artis tercantik” di zamannya, berhasil bangkit dari keterpurukan yang menderanya akibat sebuah penyakit dan dikucilkan oleh sesama artis. Ia akhirnya berhasil melawan penyakitnya tanpa pengobatan selama 20 tahun, padahal sudah divonis hanya bisa bertahan selama … tahun. Ini akibat dari sebuah cerita
Senin, 30 April 2012
Tonggeret "keRiang Gembira"
Malam
gelap di bumi Kalimantan ini, saya terusik dengan keributan binatang yang
berkerumun di lampu penerangan, baru kali ini saya melihat dan mendengarnya.
Tanya punya tanya, ternyata binatang ini bernama “Keriang”, saya pun
menamakannya “Keriang Gembira”, betapa tidak, jika tiap malam menjelang,
keriang ini mengeluarkan suara yang nyaring ibarat penyanyi seriosa yang lagi
tampil. Kadang kalau lagi iseng, jika lampu di matikan, tiba-tiba saja keriang
ini jatuh dan berhenti bernyanyi riang, inilah cara saya kalau ingin
mengeluarkannya dari kamar. Awalnya saya takut-takut memegangnya, tapi lama
kelamaan sudah biasa dan karena binatang ini tidak menggigit.
Setelah googling di internet, ternyata keriang ini di kenal
di daerah lain dengan sebutan tonggeret. Keriang atau Tonggeret adalah
sebutan untuk segala jenis serangga anggota sub ordo Cicadomorpha, ordo
Hemiptera. Serangga ini dikenal dari banyak anggotanya yang mengeluarkan
suara nyaring dari pepohonan dan berlangsung lama. Selain tonggeret, nama lain
juga dikenal, biasanya dikaitkan dengan pola suara yang dihasilkan. Orang Sunda
menyebutnya cengreret, orang Jawa menyebutnya garengpung atau uir-uir,
tergantung suara yang dikeluarkan. Di daerah Sulawesi Selatan, saya tidak
pernah menemukan binatang ini, walaupun di kampung (Barru).
Rabu, 18 April 2012
Akademi Gajah
Sementara membaca novel Tere Liye "Ayahku
Bukan Pembohong", iseng saya mengetikkan "Akademi Gajah" di
search engine Google, hehehe.. ternyata emang g' ada. Saya tertarik dengan
sekolah ini, terlepas dari fiksi atau non fiksi. sekolah ini menggambarkan
sekolah yang penuh dengan petualangan, seklolah ini mendidik siswanya menjadi
bertanggung jawab dengan apa yang dipilihnya. Buktinya "Akademi
gajah" tidak memaksa siswanya mengambil mata pelajaran paket seperti
sekolah-sekolah pada umumnya di Indonesia. Minimal mereka mengambil 8 mata
pelajaran dengan 4 mata pelajaran yang wajib, sisanya terserah. Mereka
juga boleh mengambil lebih dari 8 mata pelajaran selagi mereka bisa.
Di "Akademi Gajah" ini ada kelas memanah,
kelas yang di ambil oleh Dam dan Retro, yang sampai 1 bulan sebelum ujian akhir
kelulusan tidak terpilih sebagai Tim Elit Pemanah sekolahnya. Sehingga demi
rasa penasaran yang menggebu-gebu, mereka rela berbohong kepada penjaga pintu
sekolah bahwa mereka mendapatkan surat izin ikut berburu babi di hutan
perkampungan dekat sekolah mereka. Betul-betul pengalaman yang tak terlupakan
bagi kedua anak ini yang kalau latihan memanah tidak pernah mengenai sasaran
dengan tepat.
Minggu, 15 April 2012
skul
Tentu
masih ingat lagunya almarhum Crisye, kalau tidak salah ingat, beberapa liriknya
seperti ini (yang tau lagunya, g’ usah protes, hehehe…)
Sungguh aneh tapi nyata Takkan terlupa
Kisah kasih di sekolah Dengan si dia
Tiada masa paling indah, Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah, Kisah kasih di sekolah
Kisah kasih di sekolah Dengan si dia
Tiada masa paling indah, Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah, Kisah kasih di sekolah
Masa-masa paling indah, Kisah kasih di sekolah
Saya salah satu orang yang setuju
dengan lirik lagu ini. Masa-masa indah, bahagia, penuh kenangan lucu, menggemaskan,
haru, pengalaman-pengalaman seru, semuanya bercampur jadi satu di sekolah
terutama di SMA. Itulah yang di rasakan ade’-ade’ku yang saya bina selama di
sma. Hah.. tak terasa saya telah membimbing mereka hampir tiga tahun dan
sebentar lagi akan menempuh ujian akhir nasional. Walaupun sebagai guru, saya
tak memanggil mereka “Nak” seperti kebanyakan guru lain tapi “ade’ atau de’,
(secara, umur kami kan tak terpaut jauh.. Hehehe.. Yah masih hampir sepantaran
lah..) Kadang mereka iseng menjawab “ iya kak..” yang membuat seisi kelas jadi
tertawa melihat raut wajah saya berubah pura-pura marah. Ada-ada saja tingkah
mereka yang lucu, kadang menggemaskan, tapi kadang juga bikin bete’ dan membuat
manyun.
Sabtu, 14 April 2012
Catatan kecil Tere Liye
Bahwa
hidup harus menerima.. penerimaan yang
indah. Bahwa hidup harus mengerti.. pengertian
yang benar. Bahwa hidup harus memahami.. pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian,
dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan
menyakitkan
Tak ada yang perlu disesali. Tak ada yang perlu ditakuti. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana. Dan kami akan mengerti, kami akan memahami.. dan kami akan menerima. “Daun yang jatuh tak pernah membenci angin” (Tere-Liye)
Langganan:
Postingan (Atom)


