Sementara membaca novel Tere Liye "Ayahku
Bukan Pembohong", iseng saya mengetikkan "Akademi Gajah" di
search engine Google, hehehe.. ternyata emang g' ada. Saya tertarik dengan
sekolah ini, terlepas dari fiksi atau non fiksi. sekolah ini menggambarkan
sekolah yang penuh dengan petualangan, seklolah ini mendidik siswanya menjadi
bertanggung jawab dengan apa yang dipilihnya. Buktinya "Akademi
gajah" tidak memaksa siswanya mengambil mata pelajaran paket seperti
sekolah-sekolah pada umumnya di Indonesia. Minimal mereka mengambil 8 mata
pelajaran dengan 4 mata pelajaran yang wajib, sisanya terserah. Mereka
juga boleh mengambil lebih dari 8 mata pelajaran selagi mereka bisa.
Di "Akademi Gajah" ini ada kelas memanah,
kelas yang di ambil oleh Dam dan Retro, yang sampai 1 bulan sebelum ujian akhir
kelulusan tidak terpilih sebagai Tim Elit Pemanah sekolahnya. Sehingga demi
rasa penasaran yang menggebu-gebu, mereka rela berbohong kepada penjaga pintu
sekolah bahwa mereka mendapatkan surat izin ikut berburu babi di hutan
perkampungan dekat sekolah mereka. Betul-betul pengalaman yang tak terlupakan
bagi kedua anak ini yang kalau latihan memanah tidak pernah mengenai sasaran
dengan tepat.
